Papuatribune.com, Manokwari – Ketua Perkumpulan Angkatan Roda Dua Provinsi Papua Barat, Samuel P. Kamesrar, mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengemudi ojek online dan ojek offline di Papua Barat agar tidak mengikuti rencana aksi serentak ojol yang akan digelar di Senayan, Jakarta, pada 27 Agustus 2026.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk ajakan kepada para anggota agar tetap berada di wilayah Papua Barat dan menjalankan aktivitas pekerjaan masing-masing. Samuel menilai keberadaan para pengemudi tetap dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari.
“Kami mengimbau teman-teman semua yang ada di Papua Barat, baik ojol maupun ojek offline, tidak perlu ikut aksi ke Jakarta. Mari kita tetap menjalankan pekerjaan dan menjaga keamanan serta ketertiban di daerah kita,” tutur Samuel.
Menurutnya, menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga, namun cara penyampaiannya perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kepentingan masyarakat luas.
Samuel pun mengajak seluruh pengemudi roda dua di Papua Barat untuk menjaga solidaritas, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan kepentingan keluarga dan masyarakat.
“Papua Barat harus tetap aman dan kondusif. Mari kita jaga daerah ini bersama-sama,” pungkasnya. (ZW)