Papuatribune.com, MANOKWARI – Aksi spontanitas berupa blokade jalan terjadi di kawasan Swapen Bahari, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Jl. Pahlawan, Sanggeng, Manokwari. Sejumlah pemuda setempat turun ke badan jalan dan menutup akses lalu lintas sebagai bentuk protes terhadap kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Papua Barat.
Dalam aksinya, massa menyampaikan tuntutan kepada Kepala BGN Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, agar segera di turunkan dari jabatanya, Yang mana hal tersebut didasari oleh kinerja yang dirasa kurang profesional, khususnya dalam penetapan jadwal menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Manokwari. Massa menilai selama ini belum ada kejelasan jadwal harian yang terstruktur, sehingga berdampak langsung pada pelaksanaan di lapangan.
Lebih lanjut, massa menyoroti bahwa dalam skema program MBG, menu seperti puding sejatinya hanya merupakan makanan pendamping atau pengganti buah-buahan, bukan menu utama. Namun, ketidakjelasan dalam penetapan jadwal menu per hari dinilai menyebabkan ketidakteraturan dalam proses produksi, khususnya bagi para pekerja dapur yang bertanggung jawab menyiapkan puding.
Akibatnya, para pekerja mengalami ketidakpastian jam kerja karena produksi tidak berjalan secara konsisten setiap hari. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penghasilan mereka, yang bergantung pada volume dan kepastian produksi. Massa menilai hal ini mencerminkan lemahnya perencanaan dan koordinasi dalam pelaksanaan program, sehingga tidak hanya berdampak pada kualitas layanan kepada masyarakat, tetapi juga pada kesejahteraan tenaga kerja di sektor dapur produksi.
Aksi blokade sempat menyebabkan arus lalu lintas di sepanjang Jl. Pahlawan mengalami gangguan, dengan sejumlah kendaraan terpaksa memutar arah. Aparat keamanan terlihat berjaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi eskalasi serta membuka ruang komunikasi antara massa dan pihak terkait.
Massa aksi menegaskan akan terus menyuarakan tuntutan hingga adanya kejelasan dan langkah konkret dari pihak BGN Papua Barat dalam memperbaiki sistem penjadwalan menu MBG, demi menjamin keberlangsungan program serta kepastian kerja bagi para pekerja yang terlibat. (***)