Ketua Pilar Pemuda Rakyat (PIDAR) Papua Barat himbau masyarakat Manokwari seluruh elemen masyarakat agar tetap waspada untuk menjaga persatuan.

0
WhatsApp Image 2025-10-03 at 13.18.02

Papuatribune.com, Manokwari – Ketua Pilar Pemuda Rakyat (PIDAR) Papua Barat, Jack Kapisa, menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Manokwari tidak terpengaruh dengan isu Black September maupun ajakan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan pelanggaran HAM. Menurutnya, aktivitas masyarakat di Manokwari berjalan normal tanpa adanya tanda-tanda mobilisasi massa.

“Situasi di Manokwari tetap aman dan kondusif. Tidak ada gerakan masyarakat untuk ikut serta dalam aksi September Hitam. Semua fokus pada rutinitas sehari-hari,” ujar Jack Kapisa.

Ia menambahkan, komitmen menjaga ketertiban dan keamanan juga datang dari tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat di Manokwari. Mereka sepakat untuk tidak memberikan ruang bagi provokasi pihak luar. “Kabupaten Manokwari harus menjadi contoh daerah yang aman dan damai di Papua Barat,” tegasnya.

Selain itu, aparat keamanan baik Polresta Manokwari maupun Kodim setempat telah rutin melakukan patroli serta memperkuat komunikasi dengan tokoh pemuda dan mahasiswa. Hasilnya, mahasiswa di Manokwari lebih memilih fokus pada kegiatan akademik dan tidak terlibat dalam gerakan provokatif.

Jack Kapisa juga menilai media lokal di Manokwari turut berperan menjaga stabilitas dengan tidak mengangkat narasi provokatif terkait isu September Hitam. Sebaliknya, media lebih banyak menyoroti pembangunan daerah, kegiatan sosial, dan prestasi masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, Jack Kapisa mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap waspada, menjaga persatuan, serta tidak terpengaruh dengan isu-isu yang berpotensi memecah belah. “Mari kita jadikan Manokwari sebagai teladan Papua Barat dalam menciptakan kedamaian dan stabilitas daerah,” tutupnya. (.,.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *