Ketua DAP Teluk Bintuni Ajak Warga Tetap Tenang dan Jaga Situasi Jelang 10 Desember
Papuatribune.com, Teluk Bintuni – Menjelang peringatan Hari HAM Sedunia pada 10 Desember, Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Kabupaten Teluk Bintuni, Yan Viktor Kamisopa S.I.P., mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif.
Dalam keterangannya, Yan Viktor menyampaikan bahwa Teluk Bintuni selama ini dikenal sebagai daerah yang damai karena warganya menghargai nilai adat, saling menghormati, dan mengikuti arahan para tetua adat dari tujuh suku yang ada.
“Kita di Bintuni sudah terbiasa hidup tenang dan tertib. Mari kita jaga itu, jangan biarkan suasana berubah hanya karena provokasi atau ajakan yang tidak jelas,” ujarnya.
Yan Viktor juga menyampaikan terima kasih kepada aparat keamanan, yang selama ini terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Teluk Bintuni. Menurutnya, situasi aman bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi hasil kerja bersama seluruh masyarakat.
Terkait berbagai aksi dan isu yang terjadi di daerah lain seperti pengibaran bendera atau seruan politik, Yan Viktor menegaskan bahwa hal tersebut bukan budaya masyarakat Teluk Bintuni. Ia menilai, jika pun ada pihak-pihak yang mencoba memecah keadaan, jumlahnya hanya sedikit dan tidak mewakili suara masyarakat adat.
“Kita semua punya hak, termasuk Hak Asasi Manusia. Tapi cara menyampaikan sesuatu harus tetap damai dan bertanggung jawab. Jangan sampai justru menciptakan ketakutan atau kekacauan,” tambahnya.
Ia juga menyinggung situasi pengungsian di Distrik Moskona yang menurutnya dipicu oleh pihak luar dan bukan keinginan masyarakat lokal. Karena itu, ia meminta semua pihak agar tidak mudah percaya atau ikut dalam narasi provokatif.
Di akhir penyampaiannya, Yan Viktor kembali menegaskan bahwa masyarakat adat Teluk Bintuni mendukung penuh upaya kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.
“Mari torang jaga Bintuni tetap aman, damai, dan nyaman untuk semua. Ini rumah kita,” tutupnya. (.,.)
