KEPALA SUKU MOILEY, SEPTINUS SAYORI, DUKUNG POLRI JAGA SITKAMTIBMAS AMAN & KONDUSIF DI MANOKWARI

0
Picture5

Papuatribune.com, Manokwari — Kepala Suku Moiley, Septinus Sayori, menyampaikan seruan penting kepada seluruh masyarakat adat dan warga Kabupaten Manokwari untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban menjelang berbagai agenda sosial, keagamaan, dan kegiatan kemasyarakatan di wilayah Papua Barat.

Dalam pernyataannya, Septinus Sayori menegaskan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat kepolisian. Ia menyampaikan dukungan penuh kepada Polri, khususnya jajaran Polda Papua Barat dan Polresta Manokwari, dalam menjaga stabilitas sitkamtibmas di daerah tersebut.
“Saya, sebagai Kepala Suku Moiley, mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Polri dalam menjaga Manokwari tetap aman dan damai. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga rumah kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antar-suku, antar-komunitas, dan antar-umat beragama. Menurutnya, Manokwari telah menjadi contoh kerukunan di Tanah Papua dan kondisi tersebut harus terus dirawat.
“Jangan ada perpecahan, jangan mudah percaya provokasi. Kita ini bersaudara. Dengan saling menghormati, kita bisa mencegah segala bentuk gangguan keamanan,” tambahnya.

Septinus Sayori juga mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya, karena dapat memicu gangguan kamtibmas. Ia mengajak generasi muda untuk menjadi teladan dalam menjaga ketertiban serta mendukung kegiatan positif yang memperkuat persatuan.

Di akhir penyampaiannya, Kepala Suku Moiley berharap seluruh proses kehidupan sosial di Manokwari dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian.
“Mari kita jaga Manokwari tetap kondusif, damai, dan menjadi tempat yang aman bagi semua orang. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan masyarakat sangatlah penting,” tegasnya. (.,.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *