Kepala Suku Biak Ajak Masyarakat Manokwari Peringati Hari HAM Sedunia untuk Meneguhkan Nilai Kemanusiaan
Papuatribune.com, MANOKWARI – Kepala Suku Biak di Kabupaten Manokwari menyerukan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia sebagai kesempatan meneguhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar kehidupan bersama.
Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa peringatan Hari HAM tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan pengingat penting bahwa setiap manusia memiliki hak yang melekat sejak lahir.
“Setiap manusia berhak hidup dengan martabat, kebebasan, dan rasa aman—tanpa diskriminasi dan tanpa kekerasan. Ini adalah prinsip dasar yang harus kita jaga bersama dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Kepala Suku Biak juga mengajak seluruh elemen masyarakat Manokwari — tokoh adat, pemuda, perempuan, tokoh agama, hingga pemerintah — untuk memperkuat rasa saling menghargai, mempererat persatuan, dan menciptakan ruang sosial yang humanis serta aman bagi siapa saja.
Ia menuturkan bahwa dengan menghormati nilai-nilai HAM, masyarakat akan mampu membangun lingkungan yang damai, inklusif, dan jauh dari potensi konflik.
“Mari kita jadikan Hari HAM Sedunia sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama menjaga kedamaian dan memuliakan martabat setiap orang, tanpa terkecuali.”
Peringatan Hari HAM Sedunia diharapkan dapat menjadi energi positif bagi masyarakat Manokwari untuk terus menjaga harmoni, menolak kekerasan, dan mengedepankan sikap saling menghargai demi masa depan yang lebih baik.
