Screenshot
Manokwari – Wakil Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Ansor Papua Barat, H. Masyuri, menegaskan sikap organisasinya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia sesuai amanat konstitusi.
Menurut H. Masyuri, posisi Polri sebagai alat negara yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden merupakan bagian dari desain ketatanegaraan yang tidak boleh diubah secara serampangan. Ia menilai stabilitas nasional dan efektivitas komando keamanan sangat bergantung pada kejelasan struktur tersebut.
“Polri harus tetap berada di bawah Presiden. Ini bukan sekadar soal struktur, tetapi menyangkut stabilitas negara dan kepastian sistem komando keamanan nasional,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam konteks Papua Barat yang memiliki dinamika sosial dan keamanan tersendiri, soliditas kelembagaan menjadi faktor utama dalam menjaga kondusivitas daerah. Oleh karena itu, Ansor Papua Barat mendukung penuh penguatan institusi Polri tanpa mengubah posisi konstitusionalnya.
Ansor juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan tidak terjebak dalam wacana yang berpotensi memicu polemik yang tidak produktif.