Papuatribune.com, BINTUNI – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Teluk Bintuni secara tegas menyatakan dukungannya agar institusi Polri terus berada langsung di bawah komando Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap dinamika wacana reformasi kelembagaan Polri di tingkat nasional.
Dalam keterangannya, Ketua Cabang GP Ansor Teluk Bintuni menyampaikan bahwa posisi Polri di bawah Presiden bukan sekadar soal struktur administratif, melainkan merupakan fondasi penting untuk menjaga netralitas, independensi, dan profesionalisme Polri dalam menjalankan tugasnya kepada masyarakat Indonesia.
Dukungan ini sejalan dengan amanat konstitusi dan hasil keputusan parlemen yang menegaskan bahwa Polri tetap berada langsung di bawah Presiden RI, sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip demokrasi dan stabilitas ketatanegaraan yang sedang dijaga bersama berbagai elemen bangsa.
Menurut pimpinan GP Ansor Teluk Bintuni, penempatan Polri di bawah Presiden akan memastikan bahwa institusi ini tetap fokus pada tugas utamanya: mengayomi masyarakat, menegakkan hukum, serta menjaga ketertiban dan keamanan nasional tanpa intervensi kepentingan sektoral yang bisa mengaburkan garis komando dan tujuan strategisnya. Ia menilai bahwa penempatan di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas Polri dalam menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Pernyataan dukungan ini mencerminkan sinergi antara organisasi kepemudaan dan aparat negara dalam menghadapi perubahan kebijakan publik. GP Ansor Teluk Bintuni menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan reformasi Polri melalui jalur konstitusional, serta mendorong profesionalisme kepolisian yang berpihak kepada rakyat demi terwujudnya keamanan masyarakat yang berkeadilan. (.,.)