Kepala Suku Kuri Wamesa Apresiasi Pelaksanaan Perayaan 1 Abad Nubuatan Domine I.S. Kijne di Teluk Wondama
Papuatribune.com, Teluk Wondama – Kepala Suku Kuri Wamesa, Bapak Sefnat Kurube Djau, memberikan respon positif atas suksesnya pelaksanaan Perayaan 1 Abad Nubuatan Domine I.S. Kijne di Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Menurutnya, peringatan satu abad nubuatan tersebut menjadi momentum penting yang tidak hanya mempererat hubungan antarumat, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai budaya serta keimanan masyarakat adat di wilayah Wondama.
Dalam pernyataannya, Bapak Sefnat Kurube Djau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan lembaga gereja yang telah mempersiapkan rangkaian acara dengan baik sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Ia menilai bahwa keberhasilan kegiatan ini mencerminkan soliditas masyarakat dalam menjaga kerukunan serta stabilitas Kamtibmas selama pelaksanaan perayaan.
“Sebagai kepala suku Kuri Wamesa, saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya. Perayaan 1 abad nubuatan Domine I.S. Kijne telah berjalan dengan baik dan membawa damai bagi seluruh masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kita memiliki komitmen kuat untuk hidup rukun dan memelihara warisan iman yang telah ditanamkan oleh Domine Kijne,” ujar Sefnat Kurube Djau.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kuri Wamesa dan warga Teluk Wondama untuk menjadikan perayaan bersejarah ini sebagai pengingat akan pentingnya persatuan, kerja sama, dan tanggung jawab moral dalam membangun daerah. Menurutnya, nilai pelayanan, keteladanan, dan kasih yang diwariskan oleh Domine I.S. Kijne harus terus dipelihara oleh seluruh generasi.
Selain itu, Bapak Sefnat Kurube Djau memberikan penghargaan kepada aparat keamanan yang telah menjaga jalannya rangkaian acara hingga selesai tanpa gangguan. Ia berharap sinergi antara masyarakat adat dan aparat keamanan dapat terus ditingkatkan dalam setiap kegiatan besar di masa depan.
Dengan suksesnya perayaan 1 abad nubuatan Domine I.S. Kijne, Kepala Suku Kuri Wamesa menilai bahwa Teluk Wondama kembali menegaskan diri sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan kekompakan masyarakat, serta terus melestarikan nilai-nilai spiritual yang menjadi kekuatan budaya masyarakat Papua. (.,.)
